Pertanyaan Tentang Anjak Piutang
Perbedaan anjak piutang dengan resiko dan anjak piutang tanpa resiko
1. Perbedaan anjak piutang dengan resiko dan anjak piutang tanpa resiko
Akuntansi
Anjak Piutang
Klasifikasi Anjak Piutang
Anjak piutang berbeda dengan piutang ataupun pembiayaan piutang.
Jika piutang adalah suatu harta kita yang belum diterima dan masih ada pada orang lain.
Jika pembiayaan piutang adalah tindakan untuk meminjamkan uang kepada perusahaan untuk membayar sejumlah piutang.
Namun jika anjak piutang atau invoice factoring adalah suatu tindakan pembiayaan dengan melakukan pembelian piutang perusahaan.
Berdasarkan penanggungan resikonya, anjak piutang terbagi menjadi dua:
1. With Resource Factoring atau dengan resiko.
* Keadaan ini bagi merupakan ancaman bagi pihak perusahaan anjak piutang.
* Klien akan menanggung risiko kredit terhadap piutang yang dialihkan kepada perusahaan anjak piutang.
* Perusahaan anjak piutang akan mengembalikan tanggung jawab pembayaran piutang kepada klien atas piutang yang tidak tertagih.
2. Without Recourse Factoring atau tanpa resiko.
* Perusahaan anjak piutang menanggung risiko atas piutang resiko yang dialihkan klien maka akan lebih besar resiko perusajaan anjak piutang.
* Jika tagihan macet, maka akan dialihkan kembali untuk menghindari tagihan piutang tak dibayar.
Dengan demikian customer berhak untuk mengembalikan piutang yang telah diserahkan tersebut.
2. Perbedaan anjak piutang tanpa resiko dan anjak piutang dengan resiko
perbedaannya ada pada pemberian resikoAkuntansi
Anjak Piutang
Klasifikasi Anjak Piutang
Anjak piutang berbeda dengan piutang ataupun pembiayaan piutang.
Jika piutang adalah suatu harta kita yang belum diterima dan masih ada pada orang lain.
Jika pembiayaan piutang adalah tindakan untuk meminjamkan uang kepada perusahaan untuk membayar sejumlah piutang.
Namun jika anjak piutang atau invoice factoring adalah suatu tindakan pembiayaan dengan melakukan pembelian piutang perusahaan.
Berdasarkan penanggungan resikonya, anjak piutang terbagi menjadi dua:
1. With Resource Factoring atau dengan resiko.
* Keadaan ini bagi merupakan ancaman bagi pihak perusahaan anjak piutang.
* Klien akan menanggung risiko kredit terhadap piutang yang dialihkan kepada perusahaan anjak piutang.
* Perusahaan anjak piutang akan mengembalikan tanggung jawab pembayaran piutang kepada klien atas piutang yang tidak tertagih.
2. Without Recourse Factoring atau tanpa resiko.
* Perusahaan anjak piutang menanggung risiko atas piutang resiko yang dialihkan klien maka akan lebih besar resiko perusajaan anjak piutang.
* Jika tagihan macet, maka akan dialihkan kembali untuk menghindari tagihan piutang tak dibayar.
Dengan demikian customer berhak untuk mengembalikan piutang yang telah diserahkan tersebut.
3. apa itu anjak piutang
Anjak piutang (bahasa Inggris: factoring) adalah suatu transaksi keuangan sewaktu suatu perusahaan menjual piutangnya(misalnya tagihan) dengan memberikan suatu diskon. Ada tiga perbedaan antara anjak piutang dan pinjaman bank. Pertama, anjak piutang adalah pada nilai piutang, bukan kelayakan kredit perusahaan. Kedua, anjak piutang bukanlah suatu pinjaman, melainkan pembelian suatu aset (piutang). Terakhir, pinjaman bank melibatkan dua pihak, sedangkan anjak piutang melibatkan tiga pihak.
Tiga pihak yang terlibat dalam anjak piutang adalah penjual, debitur, dan pihak yang membiayai (factor). Penjual adalah pihak yang memiliki piutang (biasanya untuk layanan yang diberikan atau barang yang dijual) dari pihak kedua, debitur. Penjual selanjutnya menjual satu atau lebih tagihannya dengan potongan atau diskon ke pihak ketiga, suatu lembaga keuangan khusus untuk mendapatkan uang dalam bentuk kas. Debitur akan membayar langsung ke perusahaan pembiayaan dengan jumlah penuh sesuai nilai tagihan.
Manfaat Anjak Piutang adalah:
Menurunkan biaya produksi
Memberikan fasilitas pembayaran di muka
Meningkatkan daya saing perusahaan klien
Meningkatkan kemampuan perusahaan klien memperoleh laba
Menghindari kerugian karena kredit macet
Mempercepat proses ekonomi
4. jelaskan tentang anjak piutang
Jawaban:
Anjak piutang (bahasa Inggris: factoring) adalah suatu transaksi keuangan sewaktu suatu perusahaan menjual piutangnya (misalnya tagihan) dengan memberikan suatu diskon. Ada tiga perbedaan antara anjak piutang dan pinjaman bank. Pertama, anjak piutang adalah pada nilai piutang, bukan kelayakan kredit perusahaan. Kedua, anjak piutang bukanlah suatu pinjaman, melainkan pembelian suatu aset (piutang). Terakhir, pinjaman bank melibatkan dua pihak, sedangkan anjak piutang melibatkan tiga pihak.
5. apa saja wewenang anjak piutang?
Menurunkan biaya produksi
Memberikan fasilitas pembayaran di muka
Meningkatkan daya saing perusahaan klien
Meningkatkan kemampuan perusahaan klien memperoleh laba
Menghindari kerugian karena kredit macet
Mempercepat proses ekonom
6. jenis-jenis anjak piutang?
Jawaban:
1. Berdasarkan Pelayanan
a. Full service Factoring
b. Bulk Factoring
c. Maturity Factoring
d. Finance Discounting
2. Berdasarkan Penanggungan Resiko
a. Recourse Factoring
b. Without Recourse Factoring
3. Berdasarkan Perjanjian
a. Disclosed Factoring
b. Undisclosed Factoring
4. Berdasarkan Lingkup Kegiatan
a. Domestic Factoring
b. Internasional Factoring
5. Berdasarkan Sarana Pengalihan
a. Account Receivables
b. Promissory Notes
Penjelasan:
semoga membantu:)
7. Jelaskan yang dimaksud dengan anjak piutang?
Anjak Piutang atau yang lebih dikenal dengan istilah factoring adalah perusahaan yang kegiatannya melakukan penagihan atau pembelian atau pengambilalihan atau pengelolaan hutang piutang suatu perusahaan dengan imbalan atau pembayaran tertentu dari perusahaan (klien).suatu transaksi keuangan sewaktu suatu perusahaan menjual piutangnya (misalnya tagihan) dengan memberikan suatu diskon
8. apa yang dimaksud dengan anjak piutang?
Anjak piutang (bahasa Inggris: factoring) adalah suatu transaksi keuangan sewaktu suatu perusahaan menjual piutangnya (misalnya tagihan) dengan memberikan suatu diskon. Ada tiga perbedaan antara anjak piutang dan pinjaman bank. Pertama, anjak piutang adalah pada nilai piutang, bukan kelayakan kredit perusahaan.Anjak piutang (bahasa Inggris: factoring) adalah suatu transaksi keuangan sewaktu suatu perusahaan menjual piutangnya (misalnya tagihan) dengan memberikan suatu diskon. Ada tiga perbedaan antara anjak piutang dan pinjaman bank. Pertama, anjak piutang adalah pada nilai piutang, bukan kelayakan kredit perusahaan. Kedua, anjak piutang bukanlah suatu pinjaman, melainkan pembelian suatu aset (piutang). Terakhir, pinjaman bank melibatkan dua pihak, sedangkan anjak piutang melibatkan tiga pihak.
9. pengertIan anjak piutang
Anjak piutang (bahasa Inggris: factoring) adalah suatu transaksi keuangan sewaktu suatu perusahaan menjual piutangnya (misalnya tagihan) dengan memberikan suatu diskon. Ada tiga perbedaan antara anjak piutang dan pinjaman bank. Pertama, anjak piutang adalah pada nilai piutang, bukan kelayakan kredit perusahaan.suatu transaksi keuangan sewaktu suatu perusahaan menjual piutangnya (misalnya tagihan) dengan memberikan suatu diskon.
10. apa itu anjak piutang
Jawaban:
Anjak piutang (bahasa Inggris: factoring) adalah suatu transaksi keuangan sewaktu suatu perusahaan menjual piutangnya (misalnya tagihan) dengan memberikan suatu diskon. Ada tiga perbedaan antara anjak piutang dan pinjaman bank. Pertama, anjak piutang adalah pada nilai piutang, bukan kelayakan kredit perusahaan. Kedua, anjak piutang bukanlah suatu pinjaman, melainkan pembelian suatu aset (piutang). Terakhir, pinjaman bank melibatkan dua pihak, sedangkan anjak piutang melibatkan tiga pihak.
11. Contoh perusahaan anjak piutang?
Kerbau, sapi, kuda, dimba,kucingkerbau, sapi, kuda, dimba, kucing
12. Tujuan anjak piutang?
Jawaban:
memberikan fasilitas pembayaran di muka
Penjelasan:
maaf klo salah
13. apa yang dimaksud anjak piutang?
suatu transaksi keuangan ketika suatu perusahaan menjual piutangnya (misalnya tagihan) dengan memberikan suatu diskon.
14. Apa perbedaan perusahaan lain dan anjak piutang
klo perusahaan adl orang yg memiliki usaha sendiri sedangkan anjak pi utang adl orang y mengutang kpd siapa saja
15. Fungsi anjak piutang???
•Menurunkan biaya produksi.
•Memberikan fasilitas pembayaran di muka.
•Meningkatkan daya saing perusahaan klien.
•Meningkatkan kemampuan perusahaan klien memperoleh laba.
•Menghindari kerugian karena kredit macet.
•Mempercepat proses ekonomi.
Posting Komentar untuk "Pertanyaan Tentang Anjak Piutang"